[Puisi] Dalam Dekapan Lembayung di Penghujung Oktober

Oleh Aiman Bagea

Lembayung (foto: flickr)

Lembayung

Dalam dekapan lembayung di
penghujung Oktober ;
Aku kaku, beku dalam cumbuan
subuh yang bergetar
Dada menderu-deru
Wajah di belai sepoi angin, mengalir
dalam kotak-kotak sepi

Aku hanya rindu masa lalu …..
Saat kudekap dan kecup aromamu
Saat bersama menatap kening
bebukitan
Yang tertoreh merah sang bayu

Aku hanya ingin di cumbu rindu …..
Di hari-hari yang terus berloncatan
Ingin dapat menangkap halai kata dan
kisah dengannya
Untuk kemudian menyelipkan di butir
senyumku
Agar dedaunan tahu, bebutiran
embun tahu
Aku disini, di mulut jendela
Menantimu turun dari bulat rembulan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: