Tentang Sebuah Nama

Oleh Adhy Rical

 

pantai yang kecil

tak ada burung atau cemara

hanya perahu tak terikat

angin memasir begitu dekat

 

di bawah perahu

ikan-ikan menyusun bahasa

yang tak kumengerti

mungkin juga perca koral

yang  menemu hujan turun

lalu tumbuh di rambutmu:

menjadi awan atau pohon kelapa

 

tak bisa kudengar suaramu di sini

mungkin angin tak ingin

meskipun semua hening:

aku menunggu sejak hari masih kanak

 

katakan satu saja

siapa yang kau sebut

setelah sembilan puluh sembilan nama

kau lafalkan di akhir sujudmu?

 

[]

Lakeba, 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: