Dasar (Ne)gara

Oleh Afrilia Utami

 

 

Kesetian

Masih ada, setidaknya menjadi cita-cita

Pada Negara, sebagai bangsa.

Kami sedang marapihkan luka-luka.

Pada setianya kami tumbuh didasar perjuangan.

Pertampungan darah.

 

Bencana

Negeri kita sedang berduka

Sedang menyulam benang

Tawa dan hektar airmata.

Lupa membungkus keduanya

Dengan baliho bianglala tanpa

Harap yang ingin.

 

Derita

Negeri kita sedang hujan tangis

Karam daratan diderai nestapa, kian ringis.

Ada laut mulai ingin berdiri

Berkaca pada wajah yang tak beraga

Mulai mehakimi seadilnya dalil jejadi

Mulai,

Memperkosa ayat-ayat agama.

 

 

“Pak Guru, saya ingin menjadi Negara,

Tapi saya tidak mau menjadi penguasa

Cukup Negara tanpa menjadi rayap

Di Negara yang saya cintai ini.”

 

 

Seorang anak itu mencari lorong

Di sebuah hutan tak berambut

Berlari ketepian laut, lalu bernyanyi

 

Ada apa dengan dasar?

 

[]

 

27 Oktober 2010

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: