Notes Tentang Cinta

Oleh Ade Anita

CINTA itu sesuatu yang tidak pernah habis untuk diperbincangkan. Juga tidak pernah kering untuk ditulis kisah tentangnya. Saya selalu suka membicarakan tentang cinta. Mungkin karena dia selalu terasa manis dan menghangatkan. Siang ini (sebenarnya pagi, tapi saya bangun kesiangan hari ini, amat sangat kesiangan), saya membaca sebuah notes yang menulis tentang cinta. Manis sekali. Terasa istimewa karena merupakan kumpulan dari tokoh-tokoh kartun yang amat familiar bagi saya.

Saya penggemar film kartun. Film kartun apa saja saya suka.

Eh…Ralat. Tidak semuanya.

Karena saya tidak suka beberapa seri kartun Amerika yang diperuntukkan untuk remaja yang sering kasar seperti Bernie and Mice; Brain; Cat and Dog; dan mmm…beberapa deh. Di deretan kartun-kartun ini, ternyata bertaburan perilaku kasar, vandal, kalimat-kalimat kotor dan juga adegan kekerasan lainnya. Tapi saya suka film-film kartun yang diperuntukkan untuk anak-anak. Dan hampir semua film kartun Jepang saya suka (kecuali kartun-kartun tentang robot atau manusia setengah robot).

Notes Tentang Cinta yang ditulis oleh Dwi Klik Santosa ini manis sekali. Tidak ada sedu sedan, jerit tangis, atau tawa gelak akibat dari cinta. Tidak ada juga kalimat menggurui, hardikan, atau keluh kesah. Tapi kita tetap tahu bahwa yang sedang diutarakan oleh Dwi adalah sebuah gambaran tentang cinta.

Tulisan-tulisan Dwi Klik Santosa memang selalu begitu. Halus dalam penceritaannya, bahasanya mengalir tenang, kadang menghentak tak terduga, tapi bisa membius pembaca untuk tertib dan telaten mengikuti alur cerita yang sedang dia kembangkan. Dia baru saja menelurkan sebuah buku.

(kebetulan, saya salah satu penggemarnya, karena mengikuti gaya ceritanya di notes-notesnya. jadi, senang banget ketika tahu dia menerbitkan buku tentang wayang. ya, cerita wayang. sebagai orang sumatra, sebenarnya saya tidak mengerti wayang sama sekali, tidak tahu ceritanya, tidak tahu sama sekali. tapi, setelah mengikuti puisi, prosa dan notes tentang wayang yang ditulis dwi klik, jadi bisa menikmati keseruannya. saya juga jadi belajar, bagaimana merangkai sebuah cerita dengan gaya baru pada cerita legenda terkenal yang nyaman bagi kita meski cerita itu sudah terkenal sebelumnya).

Ini info lebih lanjut tentang novel wayang cinta Dwi, klik : [http://www.facebook.com/photo.php?pid=4819742&id=785318611&ref=fbx_album].

(btw, saya sudah membeli dan memiliki novel ini. bagus banget. kualitas kertasnya bagus, gambar-gambar animasinya kreatif dan bagus, dan sekali lagi.. gaya bercerita dwi tetap menarik, manis dan menghanyutkan. asyik dan renyah).

Oke, langsung saja . Berikut ini Notes Tentang Cinta yang membuat saya suka banget membacanya. Apakah kalian juga sependapat dengan saya?

[]

Album Manis Itu Bernama Cinta

(By. Dwi Klik Santosa, on monday, 23 August 2010 at 10:57)

1.

“Hai, Popeye… Izinkan aku berlayar bersamamu.”

“Wekekeke… Di laut hanya ada sunyi dan pedih sesekali dihempas badai, Olive sayang…”

“Aku tidak takut, Popeye… Aku akan bawa bekal bayam yang buaaannyaakk… Selalu di dekatmu, apa yang kutakutkan?”

2.

“Kenapa bibi Desi, lebih memilih paman Donald daripada paman Untung?” Kata Kwak.

“Iya, bukankah setiap gerak paman Untung selalu mendatangkan Untung,” timpal Kwek.

“Sedang paman Donald, kan, melulu sial,” seru Kwik.

“Iya, anak-anak yang manis. Soalnya paman Donaldmu orangnya jujur, sederhana dan selalu bersemangat dalam mencintai.”

3.

‎”Kenapa engkau tidak cemburu kepadaku,” seru Mini.

“Bukankah sudah berhari-hari aku diculik Boris.”

“Ya, tapi kau bisa melihat marahku, bukan. Dan tentang kejahatan si Gombal yang jahat itu sudah mendapatkan ganjarannya di penjara,” sahut Mickey.

“Sedang kepadamu, alasan apa yang tepat untuk mencurigai.”

4.

“Kenapa kau marah-marah kepadaku, Clara?” tanya Gufi.

“Huhhh… Setega itu kau tidak merasa bersalah,” tandas Clara bela.

“Hiiikkss… Aku tidak mengerti apa maksudmu?”

“Tidakkah kau ingat hari ini, hari apa?”

“Hikkss… Hari ini? Hikksss… Coba kau buka kain di dinding itu, Clara?”

“Ouuuwwhh, Gufiku. Ini foto kita sewaktu kecil sedang bermain manten-mantenan.”

“Selamat ulang tahun, Clara. …Hikksss”

[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: