Weeeeeeeeekkkkk…

Oleh Dwi Klik Santosa

 

 

Weeeeeeeeekkkkk ….

Kusobek surat itu ragu-ragu

“Engkau manis, tapi, sebaiknya jangan terlalu berharap padaku …”

Weeekk … weeekk … weeekk … weeeekkk

Jadi serpihan ia

Dan kutebar penuh semangat, memanja mengkalku

Weeeeeeeeekkkkk ….

Tak sengaja kaki menginjaknya

Nampak sebal, ia bangkit lagi dan nyebur ke sungai

Weeekk … weeekk … weeekk … weeeekkk

Suara itu bagai tawa yang menyebalkan

Huh … melamunkan berdansa mesra bersamamu

Malah terpeleset mandi bersama bebek itu

Weeeeeeeeekkkkk ….

Celanaku sobek sewaktu badanku terjatuh, terjengkang

Sepeda itu njungkel ke parit mempertegas seduku

“Mata yang nakal, kenapa tak bisa melupa .. kenapa tak bisa …”

Kupalingkan mukaku, supaya tak terbaca aib itu

Weeekk … weeekk … weeekk … weeeekkk

Huh …. buru-buru gerakku, kian saja melapangkan cela itu

Dan barang ajaib pula tersembunyi pun menganga tak lagi ragu

Tapi, ahai … malu hanya sejenak

Engkau yang pingkal, senyum-senyum melihatku

Justrulah biang, muasal lekatnya engkau dan aku

Zentha

30 September 2010

: 16.01

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: