Tidak Ada Hari Lebaran Bagi Si Bapak…

Oleh Very Barus

(Bapak tukang becak sedang tertidur)

GUE punya tetangga…

Sejujurnya, tepatnya bukan tetangga sih… Karena dia hadir di saat rumah tetangga gue (sebuah bengkel AC mobil) sudah tertutup  rapat. Lalu, dia hadir dengan becak dayungnya dan mulai berteduh di teras rumah tetangga tersebut. Mungkin karena di depan rumah gue tidak ada terasnya kali ya…??

Semula gue tidak care dengan kehadiran sosok si bapak tua dengan becaknya yang rajin nangkring di depan rumah tetangga. Kala itu gue mikir, si bapak hanya neduh karena cuaca lagi hujan atau berteduh karena menunggu penumpang…

Tapi…

Dari malam ke malam, seonggok becak dan sosok si bapak tua selalu hadir. Kalau sedang berpapasan di pagi hari, sebelum bengkel AC buka, si bapak hanya tersenyum simpul  kemudian berkemas-kemas meninggalkan tempat itu sambil buru-buru mendayung becaknya…(setiap hari begitu!).

Hingga pada suatu malam, gue menyempatkan diri menegur sapa si bapak. Awalnya dia takut. Mungkin dia takut diusir. Tapi gue langsung pasang wajah senyum ‘termanisku’ agar si bapak tau kalo tujuanku tidak macem-macem atau sadis! Tujuanku mulia kok….

Kubawa sebotol air putih dingin dan kukasih ke bapak itu. Hingga akhirnya terjadilah interaksi… Komunikasi dan sharing…sambil si bapak curhat tentang sebab musabab kenapa dia sampai rela memilih tidur di depan teras rumah orang. Karena dia memang tidak punya tempat tinggal… Dia diusir oleh keluarga istrinya..(istrinya sudah meninggal) dua anaknya juga dilarang bertemu si bapak tua ini…gue tidak tau pasti sebabnya. Hanya saja, si bapak dituduh tidak bisa mengurus anak dan istri sampai si istri meninggal gara-gara TBC. Hingga akhirnya si bapak merasa hidupnya benar-benar hampa! Bahkan  sempat mau bunuh diri… Tapi dicegah orang yang saat itu melihat gelagat si bapak yang membaringkan tubuhnya di atas rel kereta…

Sebenarnya si bapak sudah tidak sanggup hidup tanpa anak-anaknya…baginya, setelah istri meninggal, anak-anak adalah segala-segalanya… Tapi apadaya, anaknya direbut keluarga istrinya… Dia diusir dan tidak ada tempat tinggal…

Tapi Tuhan masih punya cara untuk membuat si bapak survive… Orang yang menolong si bapak mengasih pekerjaan menarik becak…

Tapi, setiap malam tiba, si bapak  selalu resah karena tidak punya tempat tinggal…

Sempat nyari-nyari tempat untuk tidur…

Di masjid pernah… Tapi diusir…

Sempat kos..tapi tidak sanggup membayar sewa kos…

Akhirnya si bapak memilih tidur dimana saja, asal bisa merebahkan tubuhnya yang letih…

Gue menyadari kalo hidup si bapak ternyata jauh lebih berat dari hidup gue yang masih memiliki kemudahan…

HmmmSo so sad life story

Sampai kemaren…lebaran tiba…

Gue mikir, kalo si bapak pasti akan pulang ke kampungnya. Atau ke sanak saudaranya atau kemana lah… Maklum, hari itu kan hari kemenangan… Hari yang harus dirayakan berkumpul bersama sanak saudara…

Gue yang tidak merayakan IDUL FITRI, terpaksa jaga gawang di rumah saja. Tapi alangkah kagetnya aku di pagi hari, gue melihat si bapak masih tertidur pulas di atas becaknya. Tidur dengan posisi yang sangat tidak mengenakkan menurut aku…(tidur dengan posisi tanda tanya (? ).

Hmm… Lagi-lagi gue hanya bisa menatap nanar ke arah si bapak… Sedih banget sih hidupmu pak..?? Seandainya aku bisa membantu lebih, aku pengen menolong kamu pak…

Akhirnya, gue membuka  pintu rumah, dan kulihat si bapak hendak berkemas-kemas…kusempatkan memberi ucapan selamat lebaran pada si bapak. Sambil tersenyum dia membalas salamku… Ku berikan dia sekaleng kue nastar kesukaanku. Dan juga segelas kopi sesuai permintaannya… Tak lupa kuselipkan selembar uang sebagai uang lebaran…

SEMOGA ENGKAU BAHAGIA YA PAK…

[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: