Perseteruan Antara Ibu dan Anak (Dan Pemenanganya Adalah…)

Oleh Very Barus

LAGI asyik-asyik ‘nangkring’ di depan laptop  sambil mengerjakan kelanjutan ‘my new book’,  tiba-tiba hapeku berbunyi…

Terlihat di layar monitor nama seseorang yang cukup dekat dengan gue dan juga sangat dekat dengan dunia entertain di Indonesia ini. Tanpa basa-basi, si mbak langsung cerita panjang lebar tentang kasus yang tengah marah di jagad entertain… Perseteruan antara ibu dan … (Kalo elo doyan baca dan nonton infotainment, tentu kasus ini  masih nempel di memori otak elo. Kalo nggak doyan, kebangetan! AYO DOYAN..!!!).

Saat muncul di layar kaca inpotemen, si ibu langsung pasang muka sedih…dengan beruraian airmata…memelas dan memohon…dengan tagline ”PULANG LAH NAK…!!!!”

Nggak ketinggalan si ibu pake  kerudung menutupi semua rambutnya, sebagai lambang ‘prihatin’ atau simbol untuk mencari simpati ke penonton sejati inpotemen. Terbukti dengan pake kerudung, banyak ibu-ibu yang pengen masuk tv atau ibu-ibu berkasus dengan anaknya atau menimpa anaknya, sukses mendapat derasnya air bah simpati banyak orang… giliran kasus selesai, mau kerudung di lepas atau menghilang atau terbang entah kemana itu urusan nanti…)

Pada session interview si ibu mengisahkan kalo anaknya yang seorang ratu sejagat versi indonesia yang kalah di tingkat internasional (karena bahasa Inggrisnya 11-12 dengan Nadine Candrawinata), kabur dari rumah…

Si anak mulai arogan..

Melawan sama orangtua..

Suka  pesugihan…

Dan juga kabur dari rumah…

TERNYATA…

Dari versi si anak dan juga orang-orang yang melindungi si anak ini, ternyata kasusnya malah diputar balikkan sang ibu. Parahnya si ibu yang terlihat alim (mah tuhsaksiah), adalah ibu yang suka kawin cerai…ibu yang sampai saat ini sudah 4 kali menikah).

Bahkan parahnya lagi, si anak enggan pulang ke rumah karena takut dipukuli si ibu… jelas si anak memilih tinggal di apartemen sebagai hadiah sebagi si ratu sejagat. Si anak merasa aman tinggal jauh dari sang ibu. Karena sang ibu dan si bapak yang notabene bukan bapak kandungnya adalah orang yang punya niat tidak baik untuk si anak…

Kalo kata kasarnya sih, si anak rela mau ‘dipasarkan’  si ibu pada orang-orang yang banyak duitnya. Demi menutupi hutang-hutangnya.

Parah benerrrr!!!!!

Kok tega sih, seorang ibu menjual anaknya demi menutupi hutang-hutang dan sebagai tulang punggung keluarga..???

Untuk itu, si anak memilih tidak mau ketemu sama ibunya dan minta perlindungan sama orang-orang yang bener. Alias orang-orang yang bisa menuntut si anak ke jalan yang bener…alias tidak tergelincir ke pergaulan bebas… karena menurut si mbak yang nelpon gue, hidup si anak ini emang tidak neko-neko. Penurut, pendiam dan sangat sopan…maka itu si anak memilih jauh dari ibunya ketimbang harus melakukan hal-hal yang tidak diinginkannya.

Bahkan, saat mau berangkat ke ajang kontes kelas internasional, si anak sempat dibebani masalah yang tidak ringan, sehingga pikirannya kacau dan tidak bisa menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para juri (itu keterangan yang didapat dari si anak..)

Bagaimana kisah tragis ibu dan anak ini? Kita tunggu saja… konon katanya si anak masih bertahan tutup mulut dan tidak terpancing emosi. Meski sekarang si ibu melakukan aksi mendatangi kantor polisi untuk melaporkan si anak…

“Kita lihat saja nanti..tunggu si anak berbicara hal yang sebenar2nya… biar masyarakat juga tau siapa sesungguhnya si ibu itu..skrg si anak masih menghargai si ibu..tapi kalau sudah keterlaluan , dia juga akan melakukan tindakan. Dia sudah dewasa..!!” ujar si mbak yang saat bicara baru saja ketemu sama si anak eh si putri itu…

Perbincangan 30 menit pun berakhir dengan habisnya pulsa si mbak yang nelpon gue. Kemudian si mbak ngirim sms: ”Sorri pulsa habis. Ntar kita sambung lagi…salam..”

Oke lah… kita tunggu episode berikutnya mbak..!!!

[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: