Pelukan di Negeri Poci

Oleh Hera Naimahh

di beranda itu kunanti dirimu
namun rindu sepertinya memang harus terus menunggu

di batas sepi itu kueja namamu huruf demi huruf di antara memori-memori kita yang terentang dalam gelombang waktu yang panjang

meski telah sangat rapi kubuat komposisi warna keterpisahan cinta kita
namun pelukanmu mencair juga di redup malam negeri poci menjelma puisi seribu purnama

***
hera-100910

[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: