Nastar Oh Nastar (Berkah Ramadhan)

Oleh Very Barus

GUE nggak tau apakah layak judulnya seperti di atas ato tidak, itu urusan nanti aja deh. Yang jelas, memasuki bulan ramadhan kemaren, gue iseng2 menggaungkan slogan “DOYAN NASTAR” di facebook atau twitter atau juga BBM gue. Ya, sekedar pelampiasan nafsu pengen nastar aja sih sebenarnya. Syukur2  ada yang simpati pada penderitaan gue..dan iklas menyodorkan segepok nastar untukku…

Asal tau saja, gue ini mahluk Tuhan yang paling doyan sama Nastar. Sangkin doyannya, gue tau mana nastar yang enak, lebih enak atau sangat enak. Atau masuk ke kategori Tidak enak, sangat tidak enak atau ingin muntah. Berarti kalo ingin Muntah itu nastar  bener2 tidak enak banget!!! (dan itu pernah gue rasakan…)

Sebenarnya keluarga gue juga tau kalo gue doyan nastar. Tidak heran setiap X’mas, suuhan Nastar pasti hadir dirumah. Tapi beda dgn teman gue..mereka mengasih gelar MONSTER NASTAR untuk gue.

Hingga suatu hari, sewaktu gue pulang ke kampung halaman di awal bulan Ramadhan (sori nih, sebenarnya gue tidak puasa alias non muslim), kebetulan tetangga kakak gue sedang bikin kue untuk dijual. Pokoknya aneka jenis kue kering yang siap dijual akan dibuat si tetangga. Sampai akhirnya, kakak gue pesan Nastar dua kilo….KHUSUS UNTUKKU!

Dua hari kemudian, Nastar siap disantap. Mungkin kakakku berharap gue bahagia bisa menenteng Nastar pulang dari kampung nanti. Tapi, saat kami coba, apa yang terjadi…????

Rasa nastarnya bener2 tidak enak…sangat tidak enak dan pengen muntah!!!

Rasanya agak2 pahit, manisnya nggak manis gula murni melainkan pakai kepala gula atau gula kw-3 alias gula palsu!. Atau apalah itu namanya. Kemudian, olesan kuning telur sebagai topping-nya terlalu kuning. Jelas itu bukan efek dari kuning telur melainkan efek dari zat PEWARNA….hingga akhirnya, nastar yang baru beberapa butir masuk ke dalam mulut langsung kami muntahkan….wweeekkkkss..!!!.

Sangat tidak enak..!!!!

Karena kesal, akhirnya kakak gue mengembalikan tuh kue ke pemelikinya. Jelas itu bukan salah kakakku. Dia pesan sesuai apa yang dibilangnya…nastar yg bener2 gurih, enak dan TOP MARKOTOP!!! Tapi yang dibuat kok beda. Ini namanya penipuan! Konsumen kecewa!!!!

Akhirnya, gagal deh gue bawa nastar ke ibukota…..sedih..!!! hmm… sedikit!!!

Sampe akhirnya, tiba di ibukota, gue berkoar2 kalo gue pengen NASTAR….

Eh, ternyata teman2 gue ngasih respon POSITIF semua…

Ada yang langsung nyuruh gue datang ke rumahnya…dan disitu ada beberapa toples NASTAR yang menggoda birahi untuk dijamah. Ternyata di beli khusus untukku…. thanks friend..!!!

Trus, ada juga yang sudah menyediakan Nastar dua toples untukku. Tapi nggak lucu kan, gue menenteng2 dua toples nastar saat sedang jalan2 di Grand Indonesia???? aKhirnya tuh nastar akan diserah terimakan saat lebaran kedua. Saat teman gue yang sok manja ini tiba di kota Bandung…(karena gue sudah berada di Bandung)

Trus…

Ada juga teman gue yang saat ini sedang mudik ke medan dan berencana akan menghadiahkan aku nastar khas medannya…segeralah kau pulang sahabatku..biar kusikat nastar darimu…

Belum habis ke bahagiaanku, kebahagiaan berikutnya muncul lagi…saat Nyampe di Bandung kemaren, ternyata teman gue yang di Bandung juga sudah menghadiahkan gue enam toples Nastar hasil karya kakaknya yang khusus dibuat untukku…

OMIGOD….!!!!!!

Ini bener2 berkah di bulan Ramadhan untukku… gimana tidak..? saat duduk-duduk di ruang tv, di atas meja tersusun 12 topless NASTAR yang masih gress dan masih yahud dan siap2 untuk di TERKAM… (maklum, gue kan Monster Nastar!!!)

Parahnya, gue kan tidak lebaran tapi dirumah serasa lebaran, karena terhidang 12 toples nastar yang RANUM…. yang menggoda iman… tapi barang siap yang hendak menyentuh itu nastar, siap2 menghadaoi MONSTER-nya dulu… hehehhehehhe

[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: