Wapanda

Oleh Adhy Rical

kaukah yang bernyanyi itu, wapanda?

katakan dengan pelan

jika lesung menjadi tempat sepatu atau ternak kutu

lalu ranjang yang buatmu geliat tak gairah:

alu bertalu-palu di bawah bendera

jangan menangis, wapanda

orang-orang akan datang memburu iba

sebelum kau mengerti

derita hanya sebatas mata

petaka bermula dari kata-kata

bukan layar kaca

aku menyaksikan kerumunan cerita

menjadi lampiran dan sampiran

sesajen sayembara, tradisi lima tahunan

jangan menangis, wapanda

tanah ini milik negara, katanya

kuburan belakang rumah memang tak berpagar

tapi tak pernah ada babi yang merusak dan menggali

kecuali mereka

Batumarupa, 2010

[]

wapanda (bahasa Wanci, kepulauan Wakatobi):

secara harfiah berarti ‘pendek’, maknanya meluas menjadi sapaan untuk perempuan yang disayangi tapi tak dikenal, ‘kekasih’.

foto: lita pauh (dok)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: