Saka Indonesia Merah Putih (merdeka sudah membisukah?)

Oleh Afrilia Utami

“Berkibarlah benderaku.. lambang suci gagah perwira.”

Merdeka…

Merdek

Merde

Merd

Mer

Me

M

.

Satu harga, tiga kuasa

Merah di atas, putih di bawah

Kuasa mengeras, rakyat cemas

Mewah serba wah, miskin tinggal raskin

Tak raskin, punguti kukus kerikil pengantin

Duh, anak …

Masih kah berhak kita mengenal bocah-bocah riang melangkah

Duh, bapak …

Sudah sia-siakah pengorbananmu merebut jajah disepuntung merah

Duh, ibu …

Seberapa deras darahmu terkuras untuk melahirkan gagah perwiranya putih

Hai, kau … ia kau!

Kita merdeka? Itu dulu …

Apa dulu masih berlangsung?

Entahlah, (jawab sorak sang pemuda)

Saat ini, (cerita bangsa)

Susu ibu tandus terpasung

Kumis ayah habis terkancing amis

Wilayah tenggelam dilindungi pengemis

Terpintal lucuti taktik musnahkan teroris

Ah, bayi terlahir tuk rasakan nafas sadis

Anak mengeja nadi kata tuk nikmati permainan tipukata

Remaja mengenal denyut rasa tuk semakin histerismakna

Muda tua tinggal nikmati sisa merdeka

Hai, kau … ia kau!

Kita merdeka? …………

Mengapa lama tak jawab, merdeka sudah membisukah?

[]

16 Agustus 2010


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: