Orang Africa

Oleh Mappajarungi Manan

ADA joke begini, manusia apa yang paling tua di dunia? Jawabnya manusia Africa atau yang berkulit item.

Kenapa?

Ceritanya begini. Ketika pertama kali manusia diciptakan dari udara, air, dan tanah, Tuhan memerintahkan malaikat untuk memanggang adonan yang terbuat dari udara, air dan tanah itu ke dalam oven.

Saat dimasukkan ke oven (pembakaran), rupanya pembakaran dalam oven itu terlalu lama, sehingga hasilnya gosong. Malaikat-pun mendapat murka dari Tuhan semesta alam, karena terlanjur jadi, maka Tuhan meniupkan ruh lalu ditempatkanlah manusia itu di bagian tengah di bumi ini. Itulah manusia Africa.

Selang beberapa abad kemudian, Tuhan memerintahkan lagi untuk membuat manusia yang lebih baik agar tidak gosong. Segeralah malaikat mengerjakan adonan seperti semula, kemudian memasukkan ke dalam oven pembakaran. Karena takut atas kemurkaan Tuhan, malaikat itu dengan seksama mengamati pembakaran dalam oven.

Karena takut gosong, buru-buru malaikat mengangkatnya dan meletakkan di altar untuk persembahan (tapi tak dibunuh), tapi apa yang terjadi, rupanya program pembuatan manusia kedua itu, lagi-lagi keliru, malaikat terlalu cepat mengangkatnya, sehingga adonannya masih putih belum matang. Karena terlanjur dan proyek itu tak sia-sia, lantaran telah menelan anggaran begitu besar, maka dibiarkanlah manusia itu hidup sebagai orang bule, itulah orang-orang yang mendiami Eropa.

Rupanya, Tuhan tidak puas dengan kedua program itu, maka Ia memerintahkan lagi malaikat untuk membuat manusia yang betul-betul sempurna dan matang sehingga enak dipandang. Lantas malaikat membuat adonan lagi, karena ketakutan berbuat salah yang ketiga kalinya, malaikat begitu ekstra hati-hati. Pendek kata, kerja penuh konsentrasi. Hasilnya tidak sia-sia, pembakarannya yang dihasilkan mantap. Itulah manusia Asia, termasuk Indonesia. Jadi manusia Indonesia termasuk ciptaan malaikat yang sempurna.

Sebenarnya, manusia Africa memiliki ketahanan fisik, karena didera dengan alam yang menantang. Manusianya dibentuk dari alam. Karena kondisi alam yang menantang maka hidup manusianya juga penuh tantangan. Perempuan Africa, rata-rata memiliki postur tubuh yang menarik. Coba saja amati pinggul wanita-wanita Africa, rata-rata memiliki pinggul yang montok. Sangat jauh beda dengan wanita Jepang yang rata-rata slim alias ramping atau kurus.

Jadi untuk ukuran seksi dan memuaskan pria, menarik untuk dinikmati adalah wanita Africa. Tak mengherankan banyak pria-pria menggemari wanita-wanita asal Africa karena memiliki tubuh yang montok dengan payudara yang rata-rata besar. Karena itu untuk berhubungan dengan wanita Africa memiliki kepuasan tersendiri, baik ia “berada di atas” maupun ketika “berada di bawah”, karena padat berisi maka dudukannya begitu empuk serta tekanan dari atas juga memuaskan…coba saja!!

Tapi, rata-rata betis wanita-wanita Africa itu kecil. Namun ukuran paha ke atas cukup mantap hingga bagian belakang. Juga “masa depannya” menggiurkan. Di Harare, untuk mengajak berhubungan wanita-wanitanya tidak begitu sulit, sepanjang berkenalan dan mengajak untuk berhubungan ya…mudah. Yang penting kita royal terhadapnya dalam segi materi. Karena rata-rata wanita Africa itu terutama bagian Selatan materi merupakan hal yang utama.

Berbeda dengan prianya, pantat mereka itu terlihat tepos dan kurus. Tapi kalau prianya gemuk paling badannya saja yang gemuk sementara kakinya tetap kecil serta pantat tetap tepos. Rata-rata pria di Africa suka berselingkuh. Jadi jangan heran banyak wanita di Zimbabwe memiliki anak tapi tidak memiliki suami. “Iya itu benar, malah ada wanita di Plumtree memiliki 7 anak dari 7 suami” ujar Romo Thomas, warga Negara

Indonesia yang bertugas sebagai missionaris di Bulawayo, Zimbabwe. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: