Cerita Ngos-Ngosan Di Bandara

Oleh Very Barus

Ceritanya begini:
Jam 7 .00 pagi, gue dan sobat gue berangkat ke Bandara Soetta. Tujuannya terminal 3, karena kami naek Mandala Airlines menuju Denpasar Bali. Lo tau sendiri terminal 3 itu terminal baru dan masih anget-angetnya sebagai terminal “CONTOH” untuk terminal lama yang sudah butut! Dan pantas untuk dimusnahkan dari muka bumi ini. Terminal di Soetta harus dirubah menjadi terminal 3 yang berkelas internasional (kok jadi cerita terminal sehhh!!!).

Sebenarnya pesawat kami berangkat pukul 09.05 WIB. Nah, lo sudah bisa ngebayangin gimana terburu-burunya kami. Tapi karena bawa mobil sendiri, kami pikir gampang lahngebut dengan kecepatan setan pasti bisa deh 30 menit nyampe bandara. Boarding Pass 30 menit dan sisa waktu masih ada 1 jam…(itu teoriiiiiii dari otak kami. Tapi…prakteknya…??? Simak aja…!!!).

Nyampe di bandara ternyata waktu itu terminal 3 akan diresmikan bapak SBY. Jadi lo tau kan protokoler acara ke-presiden-an sangat ribet dan berbelit-belit. Acaranya sih singkat tapi prosesi menjelang acara peresmiannya yang bikin emosi jiwa menjadi sakit jiwa.
Semua area terminal 3 harus disterilisasi oleh bapak-bapak berseragam kopi susu alias polisi and the gank (senyum dikit nape pak..??? Galak-galak amatt…!!!).

Rute ke terminal 3 yang seharusnya bisa kami lalui dengan mudah, eh..ditutup dan disuruh muter melalui terminal HAJI. Waduuuhhh…waktu sudah kejepit malah disuruh muter lagi… terpaksa kita ngikutis arus aja dah. Trus, melintasi jalur HAJI tetep aja banyak polisi-polisi berwajah garang mengasih aba-aba yang sumpah gue sudah katam cara mereka memberi aba-aba… Muter sana muter sini…dengan minus ekspresi senyum.. huhhhh…!! Biasa aja kaleee pakkk…!

Akhirnya dengan waktu yang semakin kejepit, gue dan sobat berbagi tugas. Gue diturunkan di tempat perhentian mobil (gue harus naek shuttle bus lagi!!), sementara teman gue pergi ke tempat parkir mobil untuk mobil nginap).

Dengan sisa-sisa nafas gue yang teramat NGOS-NGOSAN (ingat! Nafas NGOS-NGOSAN membuat kita boros bernafas dampaknya bisa GEMPORRR…!!!)
Gue naek shuttle bus yang jaraknya hanya 200 meter (kok musti pake shuttle sih…) kayaknya langkah kaki gue bisa lebih cepat nyampe ketimbang naek shuttle bus.

Buru-buru gue keluar dan langsung masuk ke terminal 3 dan masuk ke bagian pemeriksaan yang mesin detector-nya bolak-balik berbunyi. Padahal semua benda yang berbahan logam ato mengundang bunyi-bunyian sudah gue lepaskan…eh ternyata masih bunyi juga… (setelah diselidiki ternyata penyebab bunyi itu adalah bersumber dari “tititgue karena kegedean hahahhahaha….porno lo Ver..!!!)

Trus, lanjut ke bagian boarding…diperiksa-periksa sama bagian ticketing BERESSS… Lega—lega—lega… Giliran gue nunggu teman gue

Pukul 8:10, belum nongol juga…

Pukul 8:15, belom juga nongol

Gue SMS; Dimana lo…??? Buruannn…!!!
Sobat; Bentar…sudah di shuttle bus

Pukul 8:30, aba-aba (pengumuman) dari MANDALA airlines; “Penumpang Mandala dengan nomer penerbangan bla…bla…bla…jurusan Denpasar dipersilahkan masuk ke dalam pesawat…”

MAMPUS..!!!

Itu kan pengumuman pesawat yang gue naekin…? Mana sobat gue belom nongol-nongol lagi… Makin panik lah gue si MR.PANIC (dalam kondisi terjepit gue suka panikan cuy…!! Makanya gue dikenal sebagai Mr.Panic).

Bolak balik gue telpon…tetep aja jawabannya masih di shuttle busKok gak nyampe-nyampe, sementara gue naek shuttle aja cuma 2 menit doang nyampe.

8:40 WIB, aba-aba dari Mandala Airlines berkumandang lagi…

8:50 WIB, “Perhatian..!! kepada penumpang bernama…” (NAMA GUE BO…!! dan NAMA SOBAT GUE diumumkan di pengeras suara—Speaker).

HAAA…??? Nama gue dipanggil pake pengeras suara…(lo bisa bayangin keringat gue sudah bukan kayak jagung lagi, tapi kayak keringat kedondong yang gede-gede jatoh dari jidat gue).

Sementara petugas Mandala yang ada di sekitar gue sudah berteriak-teriak memanggil nama gue dan nama sobat gue. Tapi gue pura-pura BEGO aja. Gue langsung telpon sobat gue
CEPAATTTT BODAAAAAATTTTTTT……!!!!!”

9:00 WIB, sobat gue muncul dan kami pun berlari-lari menuju perut pesawat. Tapi kendalanya cukup banyak… Karena di pintu pemeriksaan berikutnya kami harus ikutan ngantri.
Dengan sok HERO gue langsung memotong antrian dan langsung berdiri di posisi paling DEPAN….
”Pak…pesawat kami sudah mau berangkat…jadi tolong kami diduluin…(siapa el…mungkin begitu kata hati si petugas…), tapi akhirnya kami diperbolehkan masuk. Dan saat pemeriksaan di ct-Scane…untung deh TITIT gue nggak bunyi-bunyi lagi…bisa ribet urusannya…

9:10 WIB
Gue dan sobat gue nyampe di perut pesawat dengan nafas yang SUMPAH tinggal satu satu…(mau nafas aja susah…karena harus rebut-rebutan nafas sama sobat gue…). Tapi mata para penumpang laennya sudah kayak SEKUMPULAN MACAN KELAPARAN yang siap menerkam gue dan sobat gue… Dengan sisa-sisa senyum PEPSODENT, gue langsung bilang…

”TENANG…TENANG…PESAWAT TIDAK DELAY KOK…!!!!”

Dan kami pun langsung mencari tempat duduk, langsung menghempaskan pantat kami yang sudah begitu letih berlari-lari…
SUMPAH..!!!
Baru kali ini gue mengalami keterlambatan naek pesawat. TERNYATA TIDAK ENAK…!!!!

Setelah pesawat take offgue pun terlelap….zzz….zzzz…zzz…zzz. Bangun tidur…eh…sudah nyampe Bali…lega dehhh…!!!! []


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: