Kisah Manis Persahabatan

Oleh Dwi Klik Santosa

Ini kisah menyenangkan. Pernah saya kumpulkan untuk sekedar meneropong cakrawala. Dari mendengar bincang orang dan juga membaca berita di beberapa media, inilah nuansa yang segar itu. Setiap kali akan datang ke Indonesia, Chong Wei selalu dijemput Taufik. Begitupun, setiap akan datang ke Malaysia, Taufik selalu dijemput Chong Wei. Sedang saat mereka sama-sama menjadwalkan akan berlaga di event di luar negara mereka, kedua laki-laki ini pun saling antusias untuk bisa ketemu. Dan, begitulah, mereka laksana dua ksatria. Setiapkali bertempur di lapangan untuk memperebutkan puncak juara, begitupun meninggikan harkat dan nama bangsa masing-masing, tak jarang kedua sahabat ini bertemu di final.

LEE CHONG WEI. Orangnya kalem. Tidak hobby banyak berkata-kata, suka berperilaku aneh atau bergerak serba yang berlebihan. Tapi jika telah bertanding di lapangan. Wuuiiiihh .. dari tenang dan awasnya, sedemikian rupa ia mampu mendikte siapa pun lawan. Sangat menakjubkan kiranya, jika ia pun dinobatkan sebagai si hebat calon legenda bulutangkis dari negeri jiran. Bayangkan dari 12 (duabelas) super series kejuaraan bulutangkis dunia yaitu kejuaraan resmi Badminton World Federation (BWF) tertinggi di tahun 2009 yang lalu, 4 (empat) dari event bulutangkis terakbar itu ia mampu menjuarai. Bahkan di seri Master Super Series, yaitu bertemuanya para jagoan di seri terakhir, ia pun keluar sebagai kampiun. Tak heran, saat ini ia menempati top rank, yaitu rangking teratas pemain bulutangkis dunia.

TAUFIK HIDAYAT. Oleh beberapa asumsi dan banyak tulisan di beberapa media, ia masih ditempatkan sebagai pemain bulutangkis nomor satu Indonesia. Meski ia kini menempati ranking 5 (lima) tunggal putra bulutangkis dunia, dan agak surut, serta jarang lagi menjuarai turnamen resmi bergengsi, namun kehadirannya masih selalu diperhitungkan oleh siapa pun lawan. Sebagaimana Chong Wei, salah satu atlit terbaik kita ini orangnya kalem. Tenang dan menghanyutkan. Di lapangan pun ia nampak tidak suka mendikte lawan. Tapi strategi bermainnya yang cerdas dan terkenal dengan bola-bola sulit, itulah jurus andalannya untuk selalu memutus gerak aktif lawan dan lalu menekannya.

Ayo kang juara lagi!

zentha
18 juli 2010
: 19.3o

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: